Thursday, March 23, 2017

  • About
  • Cerita Warga Tentang Baku Tembak Hari Ini

    Bukaupdateterus.blogspot.comBaku tembak antara personel Densus 88 Antiteror dan terduga teroris di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kelurahan Kepuh, Kecanatan Ciwandan, Kota Cilegon, sempat menjadi tontonan warga sekitar. Baku tembak itu berlangsung menegangkan.

    Pengamanan Lokasi Oleh Polisi


    Salah seorang pemilik warung di sekitar lokasi kejadian, Maftuhi Abdul Gafar, menuturkan, awalnya mobil melaju darah Anyer menuju arah Kota Cilegon. Sesampainya di lokasi, mobil dihalangi oleh petugas untuk diberhentikan. Ia mengatakan jumlah tembakan lebih dari 10 kali.

    "Kalau dihitung kayaknya kebih dari sepuluh. Saya lagi tidur-tiduran pas lihat ada baku tembak," kata Maftuhi saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (23/3/2017).

    Maftuhi melanjutkan, ada dua mobil yang terlibat dalam kejadian tersebut. Satu mobil melaju ke arah Cilegon lewat jalur utama Anyer-Cilegon dan satu lagi ke arah JLS menuju Cilegon.

    "Yang ketembak itu mau kabur, ditembak dari luar, yang satu lagi udah ketangkep," kata dia.

    Warga tidak boleh terlalu dekat. Setelah baku tembak selesai, warga kemudian berkerumun di dekat lokasi kejadian untuk menyaksikan mobil Avanza warna hitam yang terparkir di halaman pabrik semen.

    Mobil Avanza Hitam Tersangka


    Mabes Polri menjelaskan, ada 1 terduga teroris yang tewas dalam baku tembak tersebut. Tiga lainnya ditangkap. Selain di Cilegon, polisi juga mengamankan terduga teroris di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Mereka diduga terlibat dalam bom Samarinda dan Thamrin.

    Dan kini anggota Polsek Kalapanunggal, Sukabumi menggeledah sebuah rumah di Kampung Sukamantri RT 14 RW 06 Desa/Kecamatan Kalapanunggal.

    Informasi yang diperoleh, polisi menggeledah kediaman YN (43) istri dari terduga teroris berinisial NK (33) yang tewas akibat baku tembak dengan Tim Densus 88 Antiteror Polri di Cilegon.

    Kapolsek Kalapanunggal AKP Sumidjo membenarkan informasi tersebut, tidak hanya anggota Polsek penggeledahan tersebut juga melibatkan anggota dari Polres Sukabumi.

    "Betul, kita melakukan penggeledahan atas informasi dan permintaan bantuan dari Tim Densus 88 Mabes Polri. Berdasarkan alamat yang diterima kami langsung meluncur ke lokasi," kata Sumidjo, Kamis (23/3/2017).

    Sumidjo menjelaskan dari rumah tersebut polisi tidak menemukan adanya barang-barang berbahaya. YN sendiri saat ini sudah dibawa untuk dimintai keterangan oleh polisi.

    "YN baru menikah dua bulan dengan terduga teroris NK, YN sendiri asli warga Kalapanunggal. Saat penggeledahan tadi disaksikan oleh kepala desa setempat dan ketua RT, YN saat ini sudah dibawa ke Polres Sukabumi untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujar Sumidjo.

    0 comments:

    Post a Comment